Category: Berita Polisi

  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.

     

     

    Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.

     

     

    Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.

    Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.

  • Gerakan “Bang Jasri” Dimulai , Kapolda Metro Jaya Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Gerakan “Bang Jasri” Dimulai , Kapolda Metro Jaya Ajak Warga Jadikan Bersih Lingkungan sebagai Budaya

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama Satgas ASRI ‘Bang Jasri’ (Bhayangkara Jakarta ASRI) di kawasan bawah Tol Sungai Bambu, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). Aksi ini digelar sebagai bentuk komitmen menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata.

    Sebanyak 650 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari unsur pemerintah daerah, suku dinas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rekan media, influencer, serta personel Polri. Personel tampak membersihkan sampah dan merapikan area bawah tol yang sebelumnya terlihat kurang tertata.

     

     

    Kapolda mengatakan kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, gerakan bersih lingkungan harus menjadi budaya dan dilakukan secara berkelanjutan.

    “Ini bukan kegiatan simbolis. Kita ingin membangun budaya bersih yang dimulai dari lingkungan terdekat. Kalau lingkungan bersih, masyarakat juga nyaman,” ujarya di lokasi.

     

     

    Program ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya kerja bakti dan membangun budaya kebersihan. Selain itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menekankan bahwa gerakan ASRI harus diwujudkan dalam aksi nyata, bukan sekadar slogan.

    Irjen Pol Asep menegaskan kegiatan ‘Bang Jasri’ akan dilaksanakan secara rutin dan menyasar berbagai lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia berharap setelah dibersihkan, seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kebersihan agar Jakarta semakin asri dan nyaman.

  • Kapolda Sumsel Paparkan Commander Wish 2026 Fokus Stabilitas Ekonomi

    Kapolda Sumsel Paparkan Commander Wish 2026 Fokus Stabilitas Ekonomi

    Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., secara resmi menyampaikan Commander Wish tahun 2026 sebagai panduan strategis jajaran Polda Sumsel. Langkah ini merupakan bentuk transformasi menuju Polri yang Presisi, profesional dan melayani di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Palembang, Senin (16/2/2026).

    Penyampaian program prioritas ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan sebagai prasyarat utama pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi.

    Fokus utama Kapolda Sumsel meliputi pengamanan agenda nasional, pengawalan kedaulatan pangan, serta dukungan penuh terhadap program strategis pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan, seluruh personel ditekankan untuk bekerja dengan prinsip kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas.

    Hal ini dilakukan demi meningkatkan kepercayaan publik dan memuliakan profesi kepolisian di mata masyarakat.

    “Kapolda Sumsel menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat deteksi dini dan respons cepat, terutama dalam mengamankan rantai pasok pangan serta mencegah penimbunan kebutuhan pokok. Kami juga berkomitmen penuh dalam mendukung program MBG melalui pengawasan standar higiene dan keamanan pangan demi melindungi masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

    Selain fokus pada ekonomi dan pangan, Polda Sumsel menegaskan komitmen dalam pemberantasan kejahatan menonjol seperti judi online dan narkoba hingga ke akar-akarnya. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas, terukur, namun tetap humanis dengan mengedepankan keadilan prosedural dan pemanfaatan restorative justice.

    Dalam menghadapi tahun 2026, Polda Sumsel juga bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah Sumatera Selatan, seperti New Palembang Port dan Kawasan Industri Tanjung Enim. Sinergitas ini juga mencakup kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana alam yang menjadi salah satu karakteristik kerawanan wilayah Sumsel.

    Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa profesionalisme personel akan terus diawasi dengan kebijakan zero tolerance terhadap pelanggaran internal.

    “Pimpinan memberikan arahan tegas bahwa tidak ada kompromi bagi praktik korupsi maupun penyalahgunaan wewenang. Kami fokus pada pelayanan yang transparan dan akuntabel melalui digitalisasi layanan publik,” tukasnya

  • Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang  Tinjauan Intensif di Klenteng-Klenteng Utama

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Palembang – Dalam upaya menciptakan suasana kondusif dan bagi masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melaksanakan inspeksi mendalam terhadap sistem pengamanan di sejumlah klenteng yang menjadi pusat peribadatan dan perayaan Imlek di Palembang. Langkah proaktif ini mencerminkan komitmen kuat Polda Sumsel dalam memberikan perlindungan maksimal dan rasa aman kepada seluruh warga, khususnya mereka yang merayakan malam pergantian tahun Imlek.

     

    Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, ini melibatkan jajaran petinggi Polda Sumsel, termasuk Wakil Kepala Polda (Wakapolda), para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Palembang. Kehadiran para pemimpin kepolisian ini menunjukkan keseriusan dan prioritas yang diberikan terhadap pengamanan perayaan Imlek.

    Klenteng Gie Hap Bio, yang terletak di Jalan Wahidin Nomor 7, Kelurahan Talang Semut, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Kapolda Sumsel dan rombongan. Setibanya di lokasi, Irjen Pol Sandi Nugroho disambut hangat oleh para pengurus klenteng. Kapolda kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh di area klenteng, memastikan kesiapan personel pengamanan, mengevaluasi pola pengamanan yang diterapkan, serta memantau secara langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar klenteng.

    Dalam interaksi dengan para petugas pengamanan, Kapolda menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan. Beliau juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak kepolisian, TNI, pengurus klenteng, dan elemen masyarakat lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para petugas pengamanan, Kapolda Sandi Nugroho memberikan bingkisan kepada lima perwakilan, yang terdiri dari tiga personel pengamanan internal klenteng, seorang Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), dan seorang Babinsa (Bintara Pembina Desa). Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat memotivasi para petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

     

    Setelah meninjau Klenteng Gie Hap Bio, Kapolda Sumsel dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Klenteng Tri Dharma, yang berlokasi di Jalan Perikanan, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. Di klenteng ini, Kapolda kembali melakukan pengecekan kesiapan pengamanan dan berinteraksi langsung dengan para petugas pengamanan serta pengurus klenteng. Beliau memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek di klenteng tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kapolda juga memberikan arahan kepada para petugas pengamanan untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di sekitar klenteng, serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Nandang, S.I.K., menjelaskan bahwa kunjungan Kapolda Sumsel ke sejumlah klenteng merupakan wujud pengawasan langsung pimpinan terhadap kesiapan pengamanan perayaan Imlek. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari-hari besar keagamaan.

    “Hari ini, Bapak Kapolda Sumatera Selatan bersama para pejabat utama dan Kapolrestabes Palembang melaksanakan kunjungan ke sejumlah klenteng guna memastikan pengamanan perayaan Imlek berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Kombes Pol Nandang menambahkan bahwa pengamanan perayaan Imlek melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela. Sinergi antara berbagai unsur ini sangat penting dalam menjamin stabilitas keamanan selama perayaan Imlek berlangsung.

    “Pengamanan melibatkan personel Polda Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela,” jelas Kombes Pol Nandang.

    Melalui peninjauan ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan. Polda Sumsel berharap agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Imlek dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan.

    Selain itu, Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran COVID-19, terutama saat perayaan Imlek yang biasanya melibatkan banyak orang.

    Dengan adanya peninjauan dan pengamanan yang intensif dari Polda Sumsel, diharapkan perayaan Imlek di Kota Palembang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Masyarakat pun dapat merayakan Imlek dengan penuh sukacita dan kebahagiaan, tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan. Polda Sumsel akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

    Polda Sumsel juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui call center 110. Dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan dapat terus terjaga dengan baik.

  • Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang Aman Dan Kondusif

    Kapolda Sumsel Jamin Keamanan Perayaan Imlek di Palembang: Tinjauan Intensif di Klenteng-Klenteng Utama

    Palembang – Dalam upaya menciptakan suasana kondusif dan bagi masyarakat yang merayakan Tahun Baru Imlek, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Kapolda Sumsel), Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melaksanakan inspeksi mendalam terhadap sistem pengamanan di sejumlah klenteng yang menjadi pusat peribadatan dan perayaan Imlek di Palembang. Langkah proaktif ini mencerminkan komitmen kuat Polda Sumsel dalam memberikan perlindungan maksimal dan rasa aman kepada seluruh warga, khususnya mereka yang merayakan malam pergantian tahun Imlek.

     

    Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, ini melibatkan jajaran petinggi Polda Sumsel, termasuk Wakil Kepala Polda (Wakapolda), para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, serta Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Palembang. Kehadiran para pemimpin kepolisian ini menunjukkan keseriusan dan prioritas yang diberikan terhadap pengamanan perayaan Imlek.

    Klenteng Gie Hap Bio, yang terletak di Jalan Wahidin Nomor 7, Kelurahan Talang Semut, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Kapolda Sumsel dan rombongan. Setibanya di lokasi, Irjen Pol Sandi Nugroho disambut hangat oleh para pengurus klenteng. Kapolda kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh di area klenteng, memastikan kesiapan personel pengamanan, mengevaluasi pola pengamanan yang diterapkan, serta memantau secara langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar klenteng.

    Dalam interaksi dengan para petugas pengamanan, Kapolda menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan. Beliau juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pihak kepolisian, TNI, pengurus klenteng, dan elemen masyarakat lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Imlek. Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras para petugas pengamanan, Kapolda Sandi Nugroho memberikan bingkisan kepada lima perwakilan, yang terdiri dari tiga personel pengamanan internal klenteng, seorang Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), dan seorang Babinsa (Bintara Pembina Desa). Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat memotivasi para petugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

     

    Setelah meninjau Klenteng Gie Hap Bio, Kapolda Sumsel dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Klenteng Tri Dharma, yang berlokasi di Jalan Perikanan, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I. Di klenteng ini, Kapolda kembali melakukan pengecekan kesiapan pengamanan dan berinteraksi langsung dengan para petugas pengamanan serta pengurus klenteng. Beliau memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dan perayaan Imlek di klenteng tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan aman. Kapolda juga memberikan arahan kepada para petugas pengamanan untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di sekitar klenteng, serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Nandang, S.I.K., menjelaskan bahwa kunjungan Kapolda Sumsel ke sejumlah klenteng merupakan wujud pengawasan langsung pimpinan terhadap kesiapan pengamanan perayaan Imlek. Hal ini menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan hari-hari besar keagamaan.

    “Hari ini, Bapak Kapolda Sumatera Selatan bersama para pejabat utama dan Kapolrestabes Palembang melaksanakan kunjungan ke sejumlah klenteng guna memastikan pengamanan perayaan Imlek berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Kombes Pol Nandang.

    Kombes Pol Nandang menambahkan bahwa pengamanan perayaan Imlek melibatkan berbagai unsur, termasuk personel Polda Sumsel, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela. Sinergi antara berbagai unsur ini sangat penting dalam menjamin stabilitas keamanan selama perayaan Imlek berlangsung.

    “Pengamanan melibatkan personel Polda Sumatera Selatan, Polrestabes Palembang, unsur TNI, pengurus klenteng, serta elemen masyarakat yang turut membantu secara sukarela,” jelas Kombes Pol Nandang.

    Melalui peninjauan ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya selama perayaan hari besar keagamaan. Polda Sumsel berharap agar seluruh umat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Imlek dengan aman, nyaman, dan penuh kekhidmatan.

    Selain itu, Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol yang berlaku, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara rutin. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran COVID-19, terutama saat perayaan Imlek yang biasanya melibatkan banyak orang.

    Dengan adanya peninjauan dan pengamanan yang intensif dari Polda Sumsel, diharapkan perayaan Imlek di Kota Palembang dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Masyarakat pun dapat merayakan Imlek dengan penuh sukacita dan kebahagiaan, tanpa rasa khawatir akan gangguan keamanan. Polda Sumsel akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

    Polda Sumsel juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui call center 110. Dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, diharapkan keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan dapat terus terjaga dengan baik.

  • Kapolda Sumsel dan Ketua PWNU Sumsel Perkuat Moderasi Beragama di Palembang

    Kapolda Sumsel dan Ketua PWNU Sumsel Perkuat Moderasi Beragama di Palembang

    Palembang,  Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, silaturahmi ke Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Sumsel (PWNU Sumsel) KH Hendra Zainuddin Al Qodiri di Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Talang Jambi, Palembang, Minggu 15 Februari 2026.

    Irjen Pol Sandi Nugroho tiba usai mendarat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang dan langsung menuju pondok pesantren tersebut.

    Mantan Kadiv Humas Mabes Polri ini menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama di Sumsel.

    Kunjungan ini juga merupakan bagian dari upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan para tokoh agama, khususnya Nahdlatul Ulama.

    NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.

    Dalam pertemuan tersebut ditegaskan komitmen PWNU Sumsel untuk terus mendukung aparat kepolisian dalam menciptakan ketertiban serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat.

    Kapolda Sumsel hadir di dampingi Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan.

    Ketua PWNU Sumsel KH Hendra Zainuddin Al Qodiri menyambut langsung kedatangan Kapolda bersama jajaran pengurus wilayah NU Sumsel.

    Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

    Kedua pihak membahas kondisi sosial dan keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

    Kapolda Sumsel menyatakan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas daerah.

    Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan harmonis antara Polda Sumsel dan PWNU Sumsel dapat terus terjalin demi menjaga persatuan dan keamanan di wilayah Sumatera Selatan.

    KH Hendra Zainuddin juga memperkenalkan sejumlah pengurus PWNU Sumsel yang hadir dalam pertemuan tersebut, seperti Wakil Sekretaris H Hendri Zainuddin, serta sejumlah wakil ketua dan jajaran syuriah PWNU Sumsel.

    Diskusi berlangsung lebih dari satu jam dengan obrolan ringan mengenai situasi masyarakat Sumsel.

    Pertemuan tersebut juga diisi dengan santap siang bersama menikmati makanan khas Palembang.

    Silaturahmi ditutup dengan sesi foto bersama antara Kapolda Sumsel dan jajaran NU Sumsel.

    Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah awal Kapolda Sumsel dalam memperkuat koordinasi, membangun komunikasi dengan para tokoh agama, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Sriwijaya.

  • Media Polri : Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri peluncuran dapur SPPG secara serentak.

    Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menghadiri peluncuran dapur SPPG secara serentak.

    Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mencatatkan capaian signifikan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga 13 Februari 2026, sebanyak 19 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah resmi beroperasi dan menjangkau 47.136 penerima manfaat di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

    Program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sejak usia dini.

     

     

    Kapolda Sumsel Sandi Nugroho turut menghadiri peresmian terpusat bersama Presiden RI dan Kapolri di Jakarta. Sementara itu, di tingkat wilayah, Wakapolda Sumsel Rony Samtana memimpin langsung launching SPPG di Polres Musi Rawas yang dilakukan serentak bersama 15 lokasi lainnya secara daring.

    Dari total 19 unit yang telah beroperasi, tiga di antaranya sudah berjalan sejak Agustus 2025, yakni SPPG Polda Sumsel di  Palembang, Polres OKI, dan Polres Ogan Ilir. Sedangkan 16 unit lainnya baru saja diresmikan di sejumlah daerah seperti Empat Lawang, Muara Enim, Musi Banyuasin, hingga OKU Timur.

    Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa selain 19 unit aktif, terdapat lima unit SPPG yang telah terverifikasi oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dan siap beroperasi. Sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap pembangunan dengan progres fisik berkisar antara 40 hingga 95 persen.

    Seluruh operasional SPPG mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 dengan standar keamanan pangan ketat melalui sistem HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Proses memasak dilakukan sejak pukul 02.00 WIB oleh tenaga gizi dan personel terlatih untuk memastikan makanan didistribusikan dalam kondisi segar, maksimal 30 menit setelah matang.

     

     

    Setiap dapur SPPG dibangun di atas lahan milik Polri maupun mitra melalui skema kemitraan strategis. Unit ini berfungsi sebagai pusat pengolahan bahan baku lokal menjadi menu sehat sesuai Angka Kecukupan Gizi (AKG) bagi siswa mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Pengawasan kualitas dilakukan secara berlapis, mulai dari pemeriksaan bahan baku, uji rasa, hingga pengambilan sampel makanan.

    Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk mempercepat operasional seluruh 55 unit SPPG yang telah direncanakan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi Polri dalam mendukung pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, sekaligus memperkuat fondasi generasi muda yang sehat dan kompetitif di Sumatera Selatan

  • Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia

    Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
    Polda Metro Jaya Gelar Apel Siaga Kamtibmas Jaga Ibukota Jakarta Untuk Indonesia

    Dok PMJ

    Jakarta. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin Apel Siaga Kamtibmas bertema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H. Irjen Pol. Asep mengatakan, apel siaga ini merupakan upaya Polda Metro Jaya memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan ibu kota selama Ramadan.

    Dalam kegiatan tersebut, Polda Metro Jaya melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen.

    “Pada hari ini melaksanakan Apel Siaga Kamtibmas Jaga Jakarta untuk Indonesia dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Untuk apel pagi ini kita melibatkan 10.000 orang dari berbagai elemen,” jelas Kapolda di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Sabtu (14/2/26).

    Kapolda menjelaskan, pelibatan ribuan peserta itu ditujukan untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama agar wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya tetap aman, tertib, damai, serta kondusif. Apel ini juga menjadi pengingat bahwa menjaga ibu kota membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

    Adapun unsur yang terlibat, mulai dari Ormas dan OKP se-DKI Jakarta, serikat buruh, pelajar, Saka Bhayangkara, komunitas ojek online (ojol), unsur penggerak kamtibmas, hingga komunitas nelayan di Jakarta. Kapolda menegaskan, tema ‘Jaga Jakarta untuk Indonesia’ diambil sebagai komitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum DKI Jakarta, terutama saat masyarakat menjalankan aktivitas ibadah Ramadan, serta kegiatan perekonomian dan sosial yang biasanya meningkat.

    “Kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Jakarta untuk bisa menciptakan Jakarta yang lebih aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan khusyuk, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

    Kapolda juga mengajak warga bersama-sama menjaga suasana Ramadan agar tetap teduh dan menenteramkan. Ia mengimbau masyarakat menjaga ketertiban dan toleransi, bijak menerima informasi, tidak mudah terprovokasi, dan mengedepankan musyawarah. Selain itu, Kapolda meminta masyarakat berkoordinasi serta segera melaporkan potensi kejadian kepada pihak keamanan maupun kepolisian setempat.

    “Semoga Bulan Suci Ramadan membawa berkah untuk kita semuanya, dan Jakarta senantiasa dalam keadaan aman, tertib, damai, dan kondusif,” jelasnya.

  • Berita Polri : Kapolri Buka Rapim Polri 2026, Siap Sukseskan Rencana Kerja Pemerintah

    Kapolri Buka Rapim Polri 2026, Siap Sukseskan Rencana Kerja Pemerintah

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026. (Dok Istimewa)

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026. Dalam arahannya, dia menegaskan kesiapan Korps Bhayangkara untuk mengawal dan menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026.

    Agenda Rapim Polri Tahun 2026 digelar di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026). Prosesi pembukaan rapim dilakukan secara simbolis oleh Kapolri, didampingi oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Astamaops Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran.

    Tahun ini, Rapim Polri mengangkat tema ‘Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026’. Sebanyak 272 personel hadir dalam agenda tahunan ini, mulai dari Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri, para Kapolda dari seluruh Indonesia, hingga perwakilan Kompolnas.

    “Di dalam Rapim TNI-Polri, ada 18 arahan yang salah satunya ada beberapa yang menjadi tugas pokok Polri dan tentunya yang menjadi kerja pemerintah,” kata Jenderal Sigit kepada wartawan di sela Rapim Polri 2026 di lokasi.

    “Oleh karena itu, hari ini kami menindaklanjuti apa yang menjadi direktif Bapak Presiden, khususnya terkait dengan rencana kerja pemerintah yang akan terus kami dorong untuk betul-betul bisa berjalan dengan sukses,” sambungnya.

    Di antaranya adalah mempercepat pembangunan SPPG pada wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) untuk mendukung program MBG, program ketahanan pangan (jagung), serta hilirisasi sampah menjadi energi.

    Selain itu, mengawal ekonomi, di antaranya dengan mencegah kebocoran anggaran negara, dan menjaga stabilitas pasar modal dari praktik ‘saham gorengan’, hingga stabilitas harga kebutuhan pokok khususnya menjelang bulan Ramadan melalui Satgas Pangan.

    Rapim Polri 2026 menghadirkan deretan menteri Kabinet Merah Putih sebagai narasumber. Fokus utama diskusi dibagi menjadi dua sesi besar, yakni penguatan ekosistem pangan dan kedaulatan energi.

    Pada Sesi I, sejumlah tokoh penting hadir memaparkan materi, di antaranya Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, hingga Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana. Mereka membahas strategi transformasi pangan menuju swasembada nasional.

    Memasuki Sesi II, pembahasan beralih ke isu strategis lainnya. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dijadwalkan hadir memaparkan strategi akselerasi hilirisasi industri dan transisi energi bersih.

    Tak hanya membahas koordinasi lintas sektoral, Kapolri dan Wakapolri dalam agenda ini juga akan menyampaikan paparan kepada internal Polri dalam mendukung, mengamankan dan menyukseskan RKP 2026. Sejumlah pejabat tinggi seperti Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Astamaops Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran, Astamarena Kapolri Komjen Wahyu Hadiningrat, hingga Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim juga akan mengisi materi.

    Hingga berita ini diturunkan, rangkaian Rapim Polri 2026 masih berlangsung dengan agenda diskusi panel. Acara hari pertama dijadwalkan ditutup sore nanti setelah sesi penyerahan cinderamata oleh Kapolri kepada para panelis dan moderator.

  • Estafet Kepemimpinan Ibu Asuh Polwan Polda Sumsel Resmi Beralih ke Ny Eka Sandi Nugroho

    Estafet Kepemimpinan Ibu Asuh Polwan Polda Sumsel Resmi Beralih ke Ny Eka Sandi Nugroho

    Kepemimpinan Ibu Asuh Polisi Wanita (Polwan) Polda Sumatera Selatan resmi diserahterimakan dari Ny. Dewwy Andi Rian kepada Ny. Eka Sandi Nugroho. Prosesi serah terima berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Auditorium Gedung Utama Presisi Mapolda Sumsel, Minggu (8/2/2026).

    Acara tersebut disaksikan langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., Wakalemdik Polri Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, S.I.K., M.H., Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Sony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., serta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel dan para Kapolres/Tabes jajaran.

     

     

    Serah terima juga dihadiri Wakil Ketua Pengurus Bhayangkari Daerah Sumsel, jajaran pengurus Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Sumsel, para Pakor Polwan, seluruh anggota Polwan Polda Sumsel, serta tamu undangan lainnya.

    Dalam sambutannya, Ny. Dewwy Andi Rian menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk menjadi bagian dari perjalanan dan pertumbuhan Polisi Wanita di lingkungan Polda Sumsel. Ia mengapresiasi semangat, loyalitas, serta dedikasi yang telah ditunjukkan seluruh anggota Polwan dalam menjalankan tugasnya.

    “Saya percaya, peran Polwan sangat penting dalam mencerminkan wajah Polri yang humanis dan profesional di tengah masyarakat,” ujar Ny. Dewwy.

    Ny. Dewwy berharap, di bawah bimbingan Ibu Asuh yang baru, para Polwan Polda Sumsel dapat terus berkembang, semakin tangguh, serta senantiasa menjaga integritas dan marwah sebagai Polisi Wanita yang membanggakan institusi. Ia juga menitipkan keluarga besar Polwan Polda Sumsel kepada Ny. Eka Sandi Nugroho agar tetap solid dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi Polri.

    Sementara itu, Ny. Eka Sandi Nugroho dalam sambutannya menegaskan bahwa amanah sebagai Ibu Asuh Polwan akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap seluruh Polwan Polda Sumsel dapat memberikan dukungan dalam mengoptimalkan peran Polisi Wanita ke depan.

    “Polwan tidak hanya dituntut memantapkan kemampuan profesional dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga mengembangkan kemampuan kodrati kewanitaannya secara persuasif untuk mendukung pelaksanaan tugas Polri,” kata Ny. Eka.

    Rangkaian acara serah terima kepemimpinan Ibu Asuh Polwan Polda Sumsel ditutup dengan penyerahan selempang Ibu Asuh Polwan, penyerahan Lencana Esti Bhakti Warapsari, penandatanganan berita acara, serta pemberian plakat dan tali asih sebagai simbolisasi pergantian kepemimpinan